Senin, 08 Agustus 2016

TOR Mubes dan Seminar Nasional Ikaperta Unsri 2016


TERM OF REFERENCE (TOR)
Musyawarah Besar Ikaperta Unsri dan Seminar Nasional Kebijakan Perdagangan Sektor Pertanian dalam Perdagangan Bebas ASEAN DAN Dunia
Tema : Peran Pemerintah dan Swasta dalam meningkatkan Ketahanan Produk Pertanian dan Petani Indonesia.

Palembang, 10 September 2016

Pendahuluan

Kondisi Geografis Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau baik besar dan kecil dengan wilayah daratan dan lautan yang sangat luas serta posisi silang Indonesia yang sangat strategis membawa implikasi adanya kandungan sumber kekayaan alam yang berlimpah dan beraneka ragam yang tersebar di seluruh wilayah nusantara. Dengan melihat kondisi lingkungan geografis Indonesia serta sebagian besar mata pencaharian utama masyarakat Indonesia yang sebagai petani, sudah barang tentu hal tersebut menjadikan sektor pertanian sebagai sektor penting dalam struktur perekonomian Indonesia. Seiring dengan berkembangnya perekonomian bangsa yang  mencanangkan masa depan Indonesia menuju era industrialisasi tentunya tetap dipertimbangkan pula untuk memperkuat sektor pertanian.

Salah satu program yang tertuang dalam Nawa Cita pemerintahan Jokowi-JK dalam sektor pertanian adalah meningkatkan kepemilikan petani atas tanah pertanian menjadi rata-rata 2 hektar (saat ini masih di bawah 0,75 hektar), dan meningkatkan swasembada pangan dalam rangka ketahanan pangan. Untuk merealisasikan hal tersebut, pemerintah berencana untuk melakukan redistribusi tanah seluas 9 juta hektar yang akan menjadi tanah bagi petani. Tanah ini dapat berasal dari tanah di bawah otoritas Badan Pertanahan Nasional (BPN), atau tanah kawasan hutan produksi yang dapat dikonversi, serta adanya pengakuan hak ulayat masyarakat hukum adat. Pemerintah beranggapan bahwa program ini pada akhirnya akan dapat menyejahterakan para petani, khususnya petani kecil.

Selain itu pertumbuhan penduduk yang semakin besar dan terus meningkat yang diperkirakan mencapai 240 juta orang, tentunya hal tersebut sangat mempengaruhi ketersediaan pangan serta merupakan permasalahan didalam memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. Kepemilikan aset para petani yang semakin minim juga keberadaan sawah sebagai sumber penghasilan Petani yang makin berkurang karena tersaingi oleh kepentingan pembangunan yang terus meningkat apabila tidak segera ditangani dengan kebijakan yang tepat maka akan menjadi masalah pembangunan sektor pertanian.

Sektor pertanian merupakan pilar utama pembangunan perekonomian Indonesia dikarenakan hampir seluruh kegiatan perekonomian Indonesia berpusat pada sektor tersebut. Untuk mencapai keberhasilan peningkatan pembangunan sektor pertanian diperlukan adanya kerjasama antara berbagai kalangan yang berkecimpung langsung dibidang pertanian baik itu dari pelaku pertanian dalam hal ini petani, pemerintah, lembaga peneliti, ilmuwan, innovator, kalangan akademik maupun pihak swasta sebagai kalangan industry, dengan demikian diharapkan dengan hal tersebut dapat memecahkan masalah kebuntuan terhadap masalah pertanian yang dihadapi sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan ketahanan pangan nasional.

Permasalahan pada sektor pertanian, yaitu pertama berupa permasalahan lahan khususnya yang terkait dengan ketersediaan, laju konversi, kualitas, kecilnya luas garapan, serta status kepemilikan garapan. Kedua adalah permasalahan infrastruktur khususnya terkait kerusakan dan keterbatasan jaringan irigasi serta sarana transportasi pertanian.

Ketiga adalah permasalahan benih khususnya terkait dengan sistem dan kelembagaaan penyediaan benih. Keempat adalah permasalahan regulasi dan kelembagaan khususnya terkait perizinan dan organisasi petani. Kelima adalah permasalahan sumber daya manusia. permasalahan keenam adalah permodalan khususnya akses petani untuk mendapatkan perkreditan.

Permasalahan eksternal sektor pertanian diantaranya adalah satu perubahan iklim. Kedua kondisi perekonomian global yang belum sepenuhnya pulih dari krisis. Ketiga gejolak harga pangan. Keempat bencana alam. Kelima pertumbuhan penduduk dan keenam tuntutan sistem distribusi antarpulau secara lebih efisien serta ketujuh tingginya laju urbanisasi.

Tujuan Seminar

1.   Untuk mendapatkan solusi kebijakan sektor pertanian yang tidak merugikan Pertanian di Indonesia
2.   Perlunya kerjasama antara pemerintah, akademisi, swasta dan petani untuk mencapai keberhasilan ketahanan pangan nasional.
3.   Perlunya perhatian yang seksama dalam menyelamatkan pertanian di Indonesia.

Waktu dan Tempat

Waktu dan Tempat Penyelenggaraan Seminar Nasional:

Hari/Tanggal          : Sabtu, 10 September 2016
Pukul                    : 08.30 wib s.d selesai
Tempat                : Gedung Kampus Program Pasca Sarjana Jl. Padang Selasa
                               Bukit Besar Palembang

Pembicara:
1.    Sekretaris Jenderal  Kementerian Perdagangan RI, Srie Agustina
2.    Kepala Dinas Pertanian Sumatera Selatan, Erwin Noorwibowo
3.    Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan, Ir. Permana, MMA 



Agenda Acara

Waktu
Materi
Pembicara/Panitia
08.00-08.30
Registrasi peserta/pemakalah
Panitia
08.30-09.00
Upacara Pembukaan:
· Laporan Ketua Panitia Pelaksana
· Sambutan Ketua Umum Ikaperta Unsri
· Sambutan Gubernur  Sumsel dan sekaligus membuka acara
· Doa

Yudhi Zuriah W.P
DR. Deddy Saleh
H. Alex Noerdin

Panitia Pelaksana
09.00-09.40
Kebijakan Nasional dalam pengaturan perdagangan untuk produk pertanian dalam menunjangan Ketahanan Nasional
 Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan RI
09.40-10.20
Kebijakan Daerah dalam menunjang peningkatan swasembada pangan
Kepala Dinas Pertanian Sumsel
10.20-11.00
Nilai Strategis Ketahanan Pangan baik di dalam Negeri maupun di luar negeri
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kab. Banyuasin
11.00-12.00
Tanya Jawab
Moderator
12.00-13.00
ISHOMA
Panitia Pelaksana
13.00-15.00
Musyawarah Besar Ikaperta Unsri 2016-2019

Panitia Pelaksana

15.00-15.30
Penutupan sekaligus Pembacaan visi dan misi Ketua Umum terpilih
Ketua Umum terpilih 2016-2019

Peserta

1.    Pemerintah Pusat bidang Pertanian
2.    Pemerintah Daerah Sumatera Selatan
3.    Kalangan Akademisi dan Praktisi
4.    Alumni FP Unsri seluruh angkatan


Sumber Pembiayaan

Dana yang dibutuhkan pada kegiatan ini adalah sebesar Rp      63,230,000,- Terbilang Enam puluh tiga juga dua ratus tiga puluh ribu rupiah       yang bersumber dari:
1.             Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Selatan
2.             Alumni
3.             Sponsor
4.             Donatur yang tidak mengikat

Rekening Bank : CIMB Niaga a/n. Daifi, No. Rekening 4380 1008 21114
Kontak Person a.n Ir. Daifi T: 08128057518 atau 08119692468



RENCANA ANGGARAN MUSYAWARAH BESAR DAN SEMINAR NASIONAL
Tema : Peran Pemerintah dan Swasta dalam meningkatkan Ketahanan Produk Pertanian dan Petani Indonesia
PALEMBANG, 10 SEPTEMBER 2016
NO
ITEM
JUMLAH
SATUAN
HARGA
VOLUME
SATUAN
JUMLAH
A
SEMINAR NASIONAL






1
PERSIAPAN






a
Cetak undangan
500
exp
 2,500
1
kali
 1,250,000
b
Biaya kurir
500
exp
 3,000
1
kali
 1,500,000
c
ATK
1
unit
 250,000
 2
 kali 
 500,000
d
Spanduk
5
unit
 250,000
 1
 kali 
 1,250,000
e
Publikasi media
10
pax
 100,000
 2
 kali
 2,000,000
f
Backdrop (2 x 6 meter)
2
unit
 500,000
 1
 kali 
 1,000,000

Sub Total





 7,500,000
2
PELAKSANAAN






a
Tiket  Panitia
2
orang
 650,000
 4
 kali 
 5,200,000
b
Tiket Pembicara
1
orang
 650,000
 2
 kali 
 1,300,000
c
Lumpsum Pembicara
1
orang
 3,000,000
 1
 kali 
 3,000,000
d
Sewa Gedung
1
unit
 5,000,000
 1
 kali 
 5,000,000
e
Nametag peserta dan panitia
200
orang
 2,500
 1
 kali 
 500,000
f
ATK peserta
200
orang
 7,500
 1
 kali 
 1.500,000
g
Snack
200
orang
 25,000
 2
 kali 
 10,000,000
h
Makan siang
200
orang
 50,000
 1
 kali 
 10,000,000
i
Moderator
1
orang
 750,000
 1
 kali 
 750,000
j
Souvenir untuk pembicara
3
buah
 60,000
 1
 kali 
 180,000
k
Sertifikat
200
lembar
 2,500
 1
 kali 
 500,000
l
Petugas Kebersihan dan Satpam
5
orang
 50,000
 2
 kali 
 500,000
m
Penggandaan Makalah 2 Pembicara x 10 lembar
200
orang
 150
 20
 lembar
 600,000
n
Operasional Panitia
15
paket
 1,000,000
 1
 kali 
 15,000,000
o
Media Peliputan Kegiatan
3
Media
 300,000
 1
 kali
 900,000
p
Penggandaan laporan pelaksanaan
4
exp
 200,000
1
kali
 800,000

Sub Total





 55,730,000

Grand Total Seminar





 63,230,000




Penutup

Demikianlah TOR Musyawarah Besar dan Seminar Nasional ini kami buat, atas kerjasama berbagai pihak kami ucapkan terima kasih.

Palembang, 5 Agustus 2016

PANITIA PELAKSANA SEMINAR NASIONAL
DAN MUSYAWARAH BESAR IKAPERTA UNSRI 2016-2019

 
KETUA PANITIA,




YUDHI ZURIAH W.P
SEKRETARIS,




YUNIMAWATI


                               
IKATAN ALUMNI FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS SRIWIJAYA (IKAPERTA UNSRI)
PERIODE 2013-2016


 
KETUA UMUM,



DEDDY SALEH






SEKRETARIS UMUM,



EDWARD ARIF


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan dikomentari